Mikhatronika – Elektronika, Amplifier & Rangkaian Audio

Membuat Amplifier dengan Kualitas Tinggi

Selasa, 01 Agustus 2023

Amplifier 10W Menggunakan IC TDA2004 – Skema Rangkaian dan Cara Merakit

Amplifier 10W Menggunakan IC TDA2004 – Skema, Cara Kerja, dan Catu Daya

Amplifier 10W menggunakan IC TDA2004 merupakan salah satu rangkaian power amplifier audio yang populer karena desainnya sederhana, komponen mudah didapat, dan menghasilkan kualitas suara yang cukup baik. Rangkaian ini cocok digunakan untuk amplifier gitar, speaker aktif, maupun penguat audio rumahan dengan daya menengah.

Komponen amplifier 10W menggunakan IC TDA2004
Gambar 1. IC TDA2004

Pada artikel ini akan dibahas secara lengkap mengenai cara kerja amplifier 10W TDA2004, mulai dari blok diagram, rangkaian penguat daya, preamplifier, hingga sistem catu daya. Pembahasan disusun agar mudah dipahami oleh pemula maupun teknisi audio.

Spesifikasi Amplifier 10W IC TDA2004

Berikut adalah spesifikasi umum amplifier audio 10W berbasis IC TDA2004:

·         IC power amplifier: TDA2004 (Class-B)

·         Daya output: 10 Watt RMS (maksimal 20 Watt)

·         Beban speaker: 8 Ohm

·         Konfigurasi output: Bridge Amplifier

·         Tegangan kerja: ±15V DC (regulated)

·         Aplikasi: Amplifier gitar, amplifier serbaguna, speaker aktif

IC TDA2004 sendiri memiliki dua buah penguat daya internal yang identik dan sudah dikonfigurasikan dalam mode bridge, sehingga mampu menghasilkan daya lebih besar dibandingkan mode single amplifier.

Cara Kerja Amplifier 10W TDA2004

Diagram blok amplifier 10W ditunjukkan pada Gambar 1. Dua buah soket input dihubungkan secara paralel pada bagian input disc, sehingga sinyal stereo akan otomatis digabung menjadi sinyal mono.

Diagram Blok Amplifier 10W

Pada tahap mixer, terdapat rangkaian soft limiter yang berfungsi menghasilkan efek overdrive ringan saat digunakan untuk gitar listrik, serta membantu memperjelas suara mikrofon pada level tinggi.

Diagram amplifier 10W menggunakan IC TDA2004
Gambar 2. rangkaian-power-amplifier-10w-tda2004

Kelebihan dari sistem soft limiting adalah karakter clipping yang lebih halus (smooth) dan terkontrol, sehingga suara tidak terdengar kasar meskipun amplifier bekerja mendekati daya maksimum. Efek ini juga menghasilkan kompresi sinyal yang meningkatkan efektivitas kekuatan suara.

Soft limiting dapat diatur dengan menurunkan volume master dan menaikkan level input. Pada pengaturan normal, limiting tidak akan terjadi hingga amplifier mendekati kondisi clip.

Rangkaian Power Amplifier 10W


Rangkaian amplifier 10W menggunakan IC TDA2004
Skema rangkaian amplifier 10W berbasis IC TDA2004
Gambar 3. rangkaian-power-amplifier-10w-tda2004

Rangkaian power amplifier ditunjukkan pada Gambar 2. Seluruh proses penguatan daya dilakukan oleh IC TDA2004, sehingga rangkaian terlihat sangat sederhana.

Prinsip Kerja Mode Bridge

·         Dua output amplifier bekerja berlawanan fasa
·         Speaker dihubungkan di antara dua output IC
·         Ayunan tegangan output menjadi dua kali lipat dibandingkan mode single

Dengan konfigurasi ini, setiap tingkat amplifier mampu menghasilkan sekitar 13V p-p, sehingga tegangan total pada speaker mencapai 26V p-p. Tegangan ini setara dengan 9V RMS, yang mampu menghasilkan daya lebih dari 10W pada beban 8 Ohm.

Jaringan feedback yang terdiri dari resistor dan kapasitor berfungsi menjaga kestabilan gain dan memastikan kedua output bekerja secara simetris.

Keunggulan konfigurasi full-bridge adalah tidak diperlukannya kapasitor kopling output berukuran besar, karena kedua output berada pada level DC yang sama.

Sistem Catu Daya Amplifier

Catu daya yang baik sangat berpengaruh terhadap kualitas audio. Pada amplifier 10W TDA2004 ini digunakan trafo center-tap dengan penyearah dioda dan kapasitor filter.

Gambar 4. catu-daya-amplifier-10w-tda2004

Karakteristik Catu Daya:

·         Tegangan DC distabilkan menggunakan IC regulator 15V

·         Ripple tegangan sangat kecil (kurang dari 10mV)

·         Noise dan dengung (hum) hampir tidak terdengar

·         Trafo dan penyearah terlindungi dari hubung singkat

Kapasitor decoupling dipasang sedekat mungkin dengan IC regulator untuk mencegah osilasi frekuensi tinggi akibat induktansi jalur PCB.

Rangkaian Preamplifier Audio

Bagian preamplifier menggunakan op-amp low noise untuk menangani dua kanal input dan satu kanal mixer. Tegangan referensi mid-rail sebesar 7,5V digunakan sebagai bias agar op-amp dapat bekerja optimal pada catu daya tunggal 15V.

Fitur Preamplifier:

·         Input impedansi 47kΩ untuk mikrofon dan gitar

·         Input impedansi 1MΩ untuk sinyal level rendah

·         Proteksi input menggunakan dioda

·         Respon frekuensi flat dan stabil

Konfigurasi non-inverting digunakan untuk menjaga karakter sinyal input tetap natural dan minim distorsi.

Mixer dan Soft Limiter

Sinyal dari masing-masing kanal input digabungkan pada tahap mixer inverting. Rangkaian feedback progresif dengan bantuan dioda menghasilkan karakter soft limiting yang khas.

Kapasitor pada jalur feedback juga berfungsi sebagai high-frequency roll-off, sehingga respon frekuensi tinggi tetap stabil dan tidak menimbulkan noise berlebih.

Penggunaan konfigurasi inverting memastikan pengaturan volume tiap kanal tidak saling mempengaruhi.

Untuk aplikasi daya kecil, Anda dapat mencoba rangkaian amplifier 1 watt sederhana yang cocok untuk speaker mini dan proyek audio portable.

Tips Perakitan Amplifier 10W

Agar amplifier bekerja optimal dan tahan lama, perhatikan hal-hal berikut:

·         Perhatikan polaritas dioda dan kapasitor elektrolit

·         Gunakan heatsink aluminium pada IC TDA2004 dan regulator

·         Hindari ground loop dengan sistem grounding satu titik

·         Gunakan kabel shielded untuk jalur input

·         Pisahkan jalur kabel catu daya dan jalur sinyal audio

Dengan perakitan yang benar, amplifier 10W menggunakan IC TDA2004 ini mampu menghasilkan suara yang bersih, bertenaga, dan stabil.

Baca Juga:     Amplifier 10W Menggunakan IC LM1875

                    Rangkaian Amplifier 1 Watt Sederhana

                            Rangkaian Tone Control untuk Amplifier Audio

Kesimpulan

Amplifier 10W berbasis IC TDA2004 merupakan solusi praktis dan ekonomis untuk kebutuhan penguat audio skala kecil hingga menengah. Dengan desain sederhana, fitur soft limiting, dan catu daya stabil, rangkaian ini sangat cocok digunakan sebagai amplifier gitar, speaker aktif, maupun amplifier serbaguna.

Rangkaian ini akan bekerja lebih optimal jika dikombinasikan dengan tone control aktif dan power supply yang stabil.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar